PILEG 2019 #15: STRATEGI RAHASIA POPULARITAS CALEG MENANG 2019

PILEG 2019 #15: STRATEGI RAHASIA POPULARITAS CALEG MENANG 2019

Tak kenal maka tak sayang. Pepatah tersebut singkat, padat, dan mengena. Caleg yang paling populer akan berpotensi untuk banyak dipilih. Sehingga langkah pertama sebagai caleg yang sadar akan logika sederhana popularitas akan mengupayakan secara sungguh-sungguh meningkatkan angka kedikenalannya itu.

Namun, jangan lupa juga bukan sekedar asal terkenal juga. Tetaplah memperhatikan instrument kedikenalan itu. Memang, akan berulang ulasan kami terkait langkah awal strategi caleg menang 2019 ini. Alasannya karena mengingat betapa pentingnya bagi seorang caleg untuk dikenal sebelum dipilih oleh masyarakat pemilih di suatu dapil.

1. POPULARITAS UTAMA DALAM DAPIL

Mengenal kampung, mana saja yang termasuk dapilmu dan kecamatan mana saja yang menjadi batasan dapil. Jangan sampai sibuk memperkenalkan diri sebagai caleg salah dapilnya… dungu, hehehe. Diperlukan pengenalan dengan baik terhadap data pemilih dalam dapil yang akan dipilih sebagai wilayah yang akan diwakili.

Dalam setiap dapil akan ditemukan variasi data-data. Biasanya dalam dapil ada pengelompokan – pengelompokan karakter pemilih yang didasarkan pada variable secara umum. Masyarakat pemilih dapat dibagi dalam kategori seperti berikut ini; suku, agama, pendidikan, usia, pendidikan, pekerjaan dan penghasilan. Pengelompokan ini dimaksudkan sebagai pemahaman akan cara melakukan pendekatan kepada mereka.

Masyarakat pemilih yang berkarakter homogen cenderung berdampak kepada bulatnya suara dukungan terhadap calon tertentu jika mampu meyakinkannya. Masyarakat yang homogen itu biasanya memiliki ketaatan kepada tokohnya. Kuatnya sistem patronase dalam suatu masyarakat ini perlu dipelajari dengan seksama agar tidak keliru mentargetnya.

Kalkulasikan berapa jumlah anggota suatu kelompok homogen itu supaya kamu dapat memperkirakan berapa potensi suaramu disitu. Kemudian pelajari loyalitas setiap anggotanya, apakah cenderung kompak ataukah mudah terbuka menerima terhadap setiap calon yang ada. Penting sekali urusan riwayat loyalitas anggota masyarakat pemilih yang homogen ini. Ingat pemilu kali ini kita semua menghadapi sudah tingginya kecerdasan masyarakat pemilih dan juga sudah sama-sama memiliki  pengalaman pemilu sebelum-sebelumnya. Masyarakat pemilih tidak akan mudah untuk dikelabui oleh caleg nakal.

2. BRANDING IMAGE DALAM DAPIL

Membangun citramu sebagai caleg adalah upayamu yang sungguh-sungguh agar dapat diterima semua kalangan dalam dapilmu. Faktor disukai menjadi alat ukur utama. Dikenal tapi tidak disukai buat apa, hanya merugikanmu. Cara pendekatan agar disukai masyarakat pemilih memerlukan kecerdasan alami dan kecerdasan buatan.

Kecerdasan alami dalam pendekatan kepada masyarakat pemilih adalah upayamu yang selama ini (sejak sebelum menjadi caleg) dalam kehidupan bermasyarakatmu. Kecerdasan alami inilah yang akan mendorong tingginya angka popularitasmu sebagai caleg. Kecerdasan alamiah adalah kelebihan yang dimiliki oleh setiap caleg, akan tetapi akan berbeda kekuatannya bagi setiap diri caleg. Kelebihan almiah ini misalnya gaya/ style pembawaan dirimu secara fisik ketika tampil, gaya berkomunikasi verbal, cara berfikir (philosofis), track-record, dan seterusnya.

Sedangkan kecerdasan buatan dalam pendekatan kepada masyarakat pemilih dapat diartikan sebagai upaya yang direncanakan dan dilakukan dengan sengaja dibuat untuk “menarik perhatian” mayoritas dari masyarakat pemilih agar mendukungmu. Hindari gaya non-logis selama menjalankan strategi ini, agar dirimu dapat terhindar dari black-image yang tidak disukai itu.

Janganlah lebay menghadapi masyarakat pemilih. Tampilkan dirimu secara orisinil sebagai caleg berpotensi. Tariklah image masyarakat pemilih kedalam dirimu, bukan sebaliknya dirimu sibuk “memaksakan” image-mu kepada masyarakat pemilih.

Image masyarakat pemilih dalam dapilmu adalah image-mu, bukannya image-mu sebagai image masyarakat pemilih. Karena dirimu mewakili mereka !

Masyarakat yang muak terhadap janji-janji politik selama ini bukan tugasmu untuk meyakinkan mereka. Karena tugasmu adalah “menarik hati” mereka agar supaya mendukungmu. Perdebatan kalah-menang tidak digunakan dalam upaya ini. Kemampuanmu mengkritik hanya boleh kamu lakukan ketika masyarakat pemilih memang menginginkannya bukan atas dasar keinginanmu. Itupun musti kamu lakukan dengan sikap bijaksana tidak menyudutkan pihak yang di kritik.

Sekali lagi, tampilkanlah dirimu sebagai caleg yang sadar, elegan-enerjik, bermasyarakat, antusias, sangat menghormati, tulus,  tulus-tidak menjilat, dan seterusnya dan pahamilah. Kurang-kurangi egoisme yang suka berkata-kata basi itu karena itu sering menunjukan hipokrit.

3. BLOCKING TOKOH DALAM DAPIL

Dirimu dan keluargamu adalah tokoh utama yang harus ditaklukan sebelum meminta dukungan kepada tokoh-tokoh dalam dapil (daerah pemilihan). Tokoh yang terkenal akan sering ditemui oleh bebagai caleg. Sehingga tokoh yang terkenal akan merasa kesulitan untuk mengarahkan pengaruhnya kepada masyarakat pemilihnya. Rekrutlah tokoh (blocking tokoh) yang senyap tetapi memiliki ruang gerak yang leluasa dalam turut membantu upayamu.

Pileg kali ini akan sarat muatan kompetisinya. Tiba-tiba akan terlihat dengan mudahnya dukungan masyarakat itu beralih kelain hati. Begitu juga dengan tokoh-tokoh yang terkenal, mereka cukup kesulitan untuk menentukan satu dukungan tertentu.

Secara sederhana pahamilah dua karakter tokoh dalam dapil berikut ini. Pertama ; tokoh masyarakat, dimana tokoh ini bisa saja adalah tokoh agama, tokoh adat (suku), tokoh organisasi, tokoh pengusaha, tokoh birokrat, dan seterusnya. Beliau-beliau inilah yang sangat sering kita sebut sebagai tokoh. Tetapi dalam uapaya dirimu sebagai caleg ingatlah ada tokoh yang cocok atau kurang cocok dengan karakter dirimu sebagai caleg tersebut. Kedua ; tokoh senyap , yakni tokoh yang tidak terdeteksi potensi pengaruhnya oleh umum. Bisa saja tipe tokoh senyap ini jarang tampil dalam permukaan ruang publik tetapi potensi pengaruhnya terhadap masyarakat pemilih sangat besar. Tokoh semacam ini semisal orang yang sudah lama menetap tinggal di dapilmu yang kesehariannya terlepas sama sekali dengan hiruk-pikuk dunia politik namun keputusan politiknya sangat didengar oleh warganya. Tugasmu lah mencari dan merekrut tokoh semacam ini.

Blocking tokoh juga ada yang perlu dipublikasikan, dan ada juga yang tidak perlu dipublikasikan/ diumumkan. Sesuaikan dengan iklim ditempatmu. Karena suara pemilih/ elektabilitasmu nanti bicaranya bukan sekarang. Telah banyak opini yang telah kami tulis terkait persoalan ini.

Akhir kata, selamat bersosialisasi. Lakukanlah dengan maksimalnya kecerdasanmu sebagai caleg menang tahun 2019. Opini kami akan selalu kami terbitkan dalam weblog ini khusus buatmu.

Bagi pembaca www.vote-indonesia.com yang intens membaca tulisan kami selama ini,kami ucapkan salam persahabatan yang tulus dari hati sanubari. Mari tetaplah bersemangat selalu untuk membaikan.

(DC)

PILEG 2019 #14: LANGKAH AWAL, STRATEGI PEMENANGAN CALEG UNTUK BULAN SEPTEMBER – DESEMBER 2018.

PILEG 2019 #14: LANGKAH AWAL, STRATEGI PEMENANGAN CALEG UNTUK BULAN SEPTEMBER – DESEMBER 2018.

  1. MENDONGKRAK POPULARITAS – AKSEPTABILITAS.
  • Mengenalkan diri secara pribadi kepada setiap masyarakat pemilih secara kontinyu terus menerus sepanjang durasi hingga masa hari pemilu. Dapat ditempuh dengan secara sengaja setiap hari mengunjungi setiap rumah-rumah kenalan dan teman sejawat dalam lingkup dapil (daerah pemilihan). Bertemu langsung kepada masyarakat pemilih ini harus dengan memperhatikan etika saling tidak memberatkan, dengan kata lain proses tersebut diusahakan terjadi secara alamiah sehingga tidak berdampak kepada beban biaya berlebih.
  • Mengenalkan diri dengan cara berusaha hadir pada acara-acara sosial kemasyarakatan dalam selingkungan dapil semisal acara ; gotong royong_ hajatan warga_ perayaan keagamaan_ perayaan adat istiadat_ acara kepemudaan_ dan sebagainya acara yang ada selama ini di dalam dapil.
  • Mengenalkan diri menggunakan media offline; spanduk, baleho, merchandise (kaos, topi, gantungan kunci, dan lainnya alat keratif), stiker, brosur, dan seterusnya sesuai kemampuan yang kemudian di distribusikan kepada masyarakat pemilih.
  • Pengenalan diri melalui aktifitas online dan internet ; facebook, instagram, WA, website, dan seterusnya dengan memperhatikan sopan-santun media sosial yang sering kurang diperhatikan. Sebaiknya hindari perdebatan di media online/medsos secara berlebihan, bangunlah pencitraan diri pada medsos tanpa mencela orang lain. Tampilkan diri secara elegan dan sopan baik itu penampilan pada foto maupun pada kata-kata yang ditulis. Keangkuhan kalimat yang ditampilkan pada medsos cenderung mendapat respon negative dari netizen, demikian juga kalau penampilan kaku dan monoton akan mendapat respon yang menjenuhkan. Tampilkanlah kesegaran dan kesederhanaan namun mengena, bangunlah sikap hormat dan menghargai kepada setiap netizen karena keakraban pada medsos dapat meningkatkan kharisma pribadi sehingga memunculkan rasa penerimaan (akseptabilitas) dari netizen yang mampir/ melihat timeline anda dan semua teman-teman yang berada pada dunia maya tersebut.
  • Rutin mengunjungi tokoh-tokoh yang ada pada dapil anda. Kunjungan ini dimaksudkan untuk meraih restu atau dukungan mereka. Semakin banyak tokoh yang mendukung maka dampaknya akan semakin cepat (terdongkrak) angka popularitas seorang caleg.
  • Dikenal harus disukai, jangan sampai dikenal karena keburukannya. Karena seseorang yang terkenal namun dikenal sebagai maling atau orang yang curang tidak akan didukung oleh masyarakat. Popularitas seorang caleg harus dibarengi dengan upaya penerimaan (akseptabilitas) dari semua masyarakat pemilih itu, makanya pencitraan juga sangat dibutuhkan ketelitian, kejelian, dan sikap menghormati sehingga mengasilkan suasana keakraban dan keharmonisan yang pada akhirnya akan memudahkan dapatnya dukungan dari berbagai pihak.
  • Oleh karena itu pada mulanya proses pengenalan diri ini mengharuskan persiapan atau perencanaan yang matang. Ada hal pada diri yang harus ditampilkan, ada pula yang tidak harus ditampilkan. Nah, memilah atau mensortir materi untuk popularitas ini haruslah dilakukan secara betul-betul dengan memperhatikan berbagai aspek kemampuan dan aspek social. Beberapa kemampuan dasar pribadi yang harus ditampilkan kepada masyarakat/ publik pada alternatif cara sosialisasi tersebut diatas hendaknya disesuaikan dengan momentum yang ada, paskan timingnya. Secara pribadi caleg maka latar belakang pendidikan dan pengalaman organisasi serta pengalaman (track record) sangat penting untuk ditampilkan dalam ruang publik, sekali lagi berhati-hatilah untuk urusan ini karena jika keliru menampilkannya maka bisa jadi dianggap publik sebagai sikap arogansi.

 

  1. BLOCKING TOKOH
  • Mengharapkan dukungan tokoh adalah upaya yang rasional. Sebaiknya memang seorang caleg banyak didukung oleh tokoh yang dari latar belakang yang beragam. Biasanya ada tokoh  panutan yang memiliki basis masa yang luas. Namun tokoh semacam ini sangatlah kesulitan untuk mendukung caleg tertentu, hal tersebut dikarenakan banyaknya caleg yang datang menemui beliau. Jadi, hendaklah tetap dekat dengan tokoh yang kaliber besar tersebut namun jangan lupa menyadari bahwa ada tokoh-tokoh pada lini bawah yang memiliki pengaruh sangat kuat kepada masyarakat langsung.
  • Untuk blocking tokoh yang dimaksud pada uraian ini adalah tokoh yang disesuaikan dengan keluasan jangkauan pengaruhnya. Ada tokoh berpengaruh se-Kabupaten ada juga tokoh yang berpengaruh se-RT ditempat tinggalnya. Menyesuaikan dengan”kebutuhan” adalah hal yang strategisnya.
  • Melakukan pendekatan kepada tokoh berpengaruh ditingkat RT (Rukun Tetangga) adalah langkah paling jitu, meskipun langkah ini memerlukan energy yang tidak sedikit namun akan sesuai nanti dengan efek yang ditimbulkannya. Karena tokoh pada level terbawah justru dapat menghasilkan dukungan ril kepada seorang caleg. Akan sangat banyak “diperlukan” tokoh semacam ini untuk direkrut pada setiap titik potensial suara dukungan yang anda butuhkan. Sampai akhir tahun nanti (2018) cukuplah dulu dengan membangun komunikasi pertemanan kepada tokoh-tokoh yang dimaksud pada point ini.
  • Sekali lagi tokoh pada setiap level sangat beragam, pastikan sesuaikan dengan jangkauan anda sendiri. Adat tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh agama, tokoh pengusaha, tokoh organisasi, tokoh partai, tokoh pemuda, tokoh olahraga, tokoh lingkungan, dan seterusnya. Dari pilihan-pilihan kategori ketokohan inilah perlunya penyesuaian dengan kebutuhan seorang caleg.

 

  1. MANAJEMEN PEMENANGAN
  • Ingat, uraian kali ini dapat diperuntukan pada periode bulan September – Desmber 2018. Kami menyarankan manajemen yang lain lagi setelahnya yakni akan akan bersambung pada tulisan selanjutnya termasuk pokok bahasan manajemen pemenangan untuk diri pribadi caleg. Tunggulah uraian strategi caleg untuk bulan Januari – Maret 2019.
  • Kami menganggap belum diperlukan saat-saat ini bagi caleg untuk sengaja membentuk tim pemenangan/ timses. Lakukan saja pendekatan dulu dengan siapapun sebanyak-banyaknya dan sesering mungkin tanpa harus berupaya membentuk tim caleg. Tim pemenangan pribadi caleg saat ini hingga akhir tahun 2018 nanti secukupnya saja dulu beberapa orang. Yang paling dibutuhkan untuk pendamping bagi seorang caleg saat ini adalah semacam staf-staf untuk membantu kepengurusan keadministrasian di parpol maupun di KPU setempat. Serta pendukung-pendukung medsos yang perlu “pemeliharaan”.
  • Saat diawal seperti saat ini hendaklah seorang caleg mengembangan jaringan kepada berbagai pihak dari berbagai latar belakang, terutama pada media online.
  • Ingatlah kawan, ini era digitasi.. ini eranya online, dimana kita semua begitu mudahnya saling terhubung baik secara online maupun secara offline.
  • Seriusilah dulu urusan sosialisasi pada medsos, atur dengan baik dan tampilkan pencitraan positif tanpa berlebih.
  • Padatkan dulu urusan manajemen diri pribadi, kini saatnya memperdalam apa-apa saja tugas-tugas bagi seorang wakil rakyat. Mumpung waktu masih mencukupi untuk mempelajari lagi urusan kedewanan. Mempelajari lagi permasalahan-permasalahan sosisal kemasyarakatan diwilayah dapilmu.
  • Ajaklah dulu beberapa orang terdekatmu untuk membantumu mencapai point 1 dan point 2 seperti pembahasan diatas.
  • Manajemenilah secara serius terlebih dahulu urusan popularitas dan akseptabilitasmu sebagai caleg dimata masyarakat pemilih dalam dapil, baik untuk caleg Kabupatan atau Kota, caleg tingkat Provinsi, caleg DPR-RI, maupun DPD-RI.
  • Poinnya adalah lengkapi data-data dapilmu, petakan kemudian agar targetmu kena.

Demikian opini hari ini dipenghujung Syawal 1439 H, minal aidin wal faidzin.

Salam damai harmonis, hidup NKRI !!!

Jadwal Piala Dunia 2018, Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia

Jadwal Piala Dunia 2018, Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia

Piala Dunia 2018 di Rusia sebentar lagi akan dihelat, tepatnya pada 14 Juni 2018 sampai dengan babak final pada tanggal 15 Juli 2018, berikut adalah jadwal pertandingan selengkapnya:

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2018 di Rusia

Grup A
14/06/2018 Kamis 22.00 WIB Rusia vs Arab Saudi Luzhniki Stadium
15/06/2018 Jumat 21.00 WIB Mesir vs Uruguay Central Stadium
20/06/2018 Rabu 01.00 WIB Rusia vs Mesir Krestovsky Stadium
20/06/2018 Rabu 22.00 WIB Uruguay vs Arab Saudi Rostov Arena
25/06/2018 Senin 22.00 WIB Uruguay vs Rusia Cosmos Arena
25/06/2018 Senin 21.00 WIB Arab Saudi vs Mesir Volgograd Arena
Grup B
15/06/2018 Jumat 22.00 WIB Maroko vs Iran Krestovsky Stadium
16/06/2018 Sabtu 01.00 WIB Portugal vs Spanyol Fisht Olympic Stadium
20/06/2018 Rabu 19.00 WIB Portugal vs Maroko Luzhniki Stadium
21/06/2018 Kamis 01.00 WIB Iran vs Spanyol Kazan Arena
26/06/2018 Selasa 01.00 WIB Iran vs Portugal Mordovia Arena
26/06/2018 Selasa 00.00 WIB Spanyol vs Maroko Kaliningrad Stadium
Grup C
16/06/2018 Sabtu 15.00 WIB Prancis vs Australia Kazan Arena
16/06/2018 Sabtu 23.00 WIB Peru vs Denmark Mordovia Arena
21/06/2018 Kamis 21.00 WIB Prancis vs Peru Central Stadium
21/06/2018 Kamis 23.00 WIB Denmark vs Australia Cosmos Arena
26/06/2018 Selasa 21.00 WIB Denmark vs Prancis Luzhniki Stadium
26/06/2018 Selasa 21.00 WIB Australia vs Peru Fisht Olympic Stadium
Grup D
16/06/2018 Sabtu 20.00 WIB Argentina vs Islandia Otkrytiye Arena
17/06/2018 Minggu 01.00 WIB Kroasia vs Nigeria Kaliningrad Stadium
22/06/2018 Jumat 01.00 WIB Argentina vs Kroasia Nizhny Novgorod Stadium
22/06/2018 Jumat 22.00 WIB Nigeria vs Islandia Volgograd Arena
27/06/2018 Rabu 01.00 WIB Nigeria vs Argentina Krestovsky Stadium
27/06/2018 Rabu 01.00 WIB Islandia vs Kroasia Rostov Arena
Grup E
17/06/2018 Minggu 20.00 WIB Kosta Rika vs Serbia Cosmos Arena
18/06/2018 Senin 01.00 WIB Brasil vs Swiss Rostov Arena
22/06/2018 Jumat 19.00 WIB Brasil vs Kosta Rika Krestovsky Stadium
23/06/2018 Sabtu 00.00 WIB Serbia vs Swiss Kaliningrad Stadium
27/06/2018 Rabu 01.00 WIB Swiss vs Kosta Rika Nizhny Novgorod Stadium
28/06/2018 Kamis 01.00 WIB Serbia vs Brasil Otkrytiye Arena
Grup F
17/06/2018 Minggu 22.00 WIB Jerman vs Meksiko Luzhniki Stadium
18/06/2018 Senin 19.00 WIB Swedia vs Korea Selatan Nizhny Novgorod Stadium
23/06/2018 Sabtu 22.00 WIB Jerman vs Swedia Fisht Olympic Stadium
24/06/2018 Minggu 01.00 WIB Korea Selatan vs Meksiko Rostov Arena
27/06/2018 Rabu 21.00 WIB Korea Selatan vs Jerman Kazan Arena
27/06/2018 Rabu 23.00 WIB Meksiko vs Swedia Central Stadium
Grup G
18/06/2018 Senin 22.00 WIB Belgia vs Panama Fisht Olympic Stadium
19/06/2018 Selasa 01.00 WIB Tunisia vs Inggris Volgograd Arena
23/06/2018 Sabtu 19.00 WIB Belgia vs Tunisia Otkrytiye Arena
24/06/2018 Minggu 19.00 WIB Inggris vs Panama Nizhny Novgorod Stadium
29/06/2018 Jumat 00.00 WIB Inggris vs Belgia Kaliningrad Stadium
29/06/2018 Jumat 01.00 WIB Panama vs Tunisia Mordovia Arena
Grup H
19/06/2018 Selasa 19.00 WIB Polandia vs Senegal Otkrytiye Arena
19/06/2018 Selasa 22.00 WIB Kolombia vs Jepang Mordovia Arena
25/06/2018 Senin 00.00 WIB Jepang vs Senegal Central Stadium
25/06/2018 Senin 01.00 WIB Polandia vs Kolombia Kazan Arena
28/06/2018 Kamis 21.00 WIB Jepang vs Polandia Volgograd Arena
28/06/2018 Kamis 22.00 WIB Senegal vs Kolombia Cosmos Arena
Babak 16 Besar
30/06/2018 Sabtu 21.00 WIB Juara Grup C vs Runner Up Grup D Fisht Olympic Stadium
01/07/2018 Minggu 01.00 WIB Juara Grup A vs Runner Up Grup B Kazan Arena
01/07/2018 Minggu 21.00 WIB Juara Grup B vs Runner Up Grup A Luzhniki Stadium
02/07/2018 Senin 01.00 WIB Juara Grup D vs Runner Up Grup C Nizhny Novgorod Stadium
03/07/2018 Selasa 01.00 WIB Juara Grup G vs Runner Up Grup H Cosmos Arena
03/07/2018 Selasa 21.00 WIB Juara Grup E vs Runner Up Grup F Rostov Arena
04/07/2018 Rabu 01.00 WIB Juara Grup F vs Runner Up Grup E Kretovsky Stadium
04/07/2018 Rabu 01.00 WIB Juara Grup Grup H vs Runner Up Grup C Otkrytiye Arena
Babak Perempat Final
06/07/2018 Jumat 21.00 WIB Perempat Final 1 Nizhny Novgorod Stadium
07/07/2018 Sabtu 01.00 WIB Perempat Final 2 Kazan Arena
07/07/2018 Sabtu 21.00 WIB Perempat Final 3 Fisht Olympic Stadium
08/07/2018 Minggu 01.00 WIB Perempat Final 4 Cosmos Arena
Babak Semifinal
11/07/2018 Rabu 01.00 WIB Semi Final 1
Pemenang PF1 vs Pemenang PF2
Kretovsky Stadium
12/07/2018 Kamis 01.00 WIB Semi Final 2
Pemenang PF3 vs Pemenang PF4
Luzhniki Stadium
Posisi Ketiga
15/07/2018 Minggu 01.00 WIB Kalah SF1 vs Kalah SF2 Kretovsky Stadium
Final Piala Dunia 2018
15/07/2018 Minggu 21.00 WIB Pemenang SF 1 vs Pemenang SF2 Luzhniki Stadium

Jadwal siaran langsung Piala Dunia dapat disaksikan melalui channel TransTV, Trans7, K-Vision dan beberapa saluran TV Sports berbayar lainnya di Indonesia

Tahapan Pemilu Legislatif 2019

Tahapan Pemilu Legislatif 2019

Berikut adalah tahapan program dan jadwal penyelenggaraan Pemilihan Umum Legislatif di tahun 2019.

Tanggal Tahapan
17 Agustus 2017 – 31 Maret 2019 Perencanaan Program dan Anggaran
1 Agustus 2017 – 28 Februari 2019 Penyusunan Peraturan KPU
17 Agustus 2017 – 14 April 2019 Sosialisasi
3 September 2017 – 20 Februari 2018 Pendaftaran dan Verifikasi Peserta Pemilu
19 Februari 2018 – 17 April 2018 Penyelesaian Sengketa Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu
9 Januari – 21 Agustus 2019 Pembentukan Badan Penyelenggara
17 Desember 2018 – 18 Maret 2019 Pemutakhiran Data Pemilih dan Penyusunan Daftar Pemilih
17 April 2018 – 17 April 2019 Penyusunan Daftar Pemilih Di Luar Negeri
17 Desember 2017 – 6 April 2018 Penataan dan Penetapan Daerah Pemilihan (Dapil)
26 Maret 2018 – 21 September 2018 Pencalonan Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten / Kota Serta Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden
20 September 2018 – 16 November 2018 Penyelesaian Sengketa Penetapan Pencalonan Anggota DPR, DPD dan DPRD Serta Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden
24 September – 16 April 2019 Logistik
23 September 2018 – 13 April 2019 Kampanye Calon Angota DPR, DPD dan DPRD Serta Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden
22 September 2018 – 2 Mei 2019 Laporan dan Audit Dana Kampanye
14 April 2019 – 16 April 2019 Masa Tenang
8 April 2019 – 17 April 2019 Pemungutan dan Perhitungan Suara
18 April 2019 – 22 mei 2019 Rekapitulasi Perhitungan Suara
Jadwal menyusul Penyelesaian Sengketa Hasil Pemilu DPR, DPD, DPRD, Provinsi dan DPRD Kabupaten / kota
23 Mei 2019 – 15 Juni 2019 Penyelesaian Sengketa Hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
Jadwal menyusul Pentapan Perolehan Kursi dan Calon Terpilih Tanpa Permohonan Perselisihan Hasil Pemilu
Paling lama 3 (tiga) hari setelah penetapan, putusan dismisal atau putusan makamah konstitusi dibacakan Penetapan Perolehan Kursi dan Calon terpilih Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi
Juli – September 2019 Peresmian Keanggotaan
Agustus – Oktober 2019 Pengucapan Sumpah /Janji

Sumber: https://infopemilu.kpu.go.id/pileg2019