PILGUB KALTIM 2018 #18: PASANGAN CALON KE-5 PADA PILGUB KALTIM

PILGUB KALTIM 2018 #18: PASANGAN CALON KE-5 PADA PILGUB KALTIM

Paling mungkin hanya ada 4 pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Kaltim yang akan bersaing pada pilgub Kaltim di bulan Juni mendatang. Arah koalisi partai politik di Kaltim seperti itu terlihat nyata. Berbagai media massa maupun medsos secara gamblang membahas kalkulasi jumlah pasangan yang paling mungkin itu.

BACA JUGA: PILGUB KALTIM #1 : MENERAWANG PETA KARANGPACI

Namun jangan lupa ada calon pasangan ke-5 yang sepertinya bakal ikutan berkompetisi. Calon pasangan ke-5 ini mungkin tidak tampil namanya. Mungkin tidak mendaftar ke KPU pada 8-9 Januari ini. Tetapi calon ke-5 ini terasa sangat aktif melakukan komunikasi-komunikasi politik. Motivasinya sulit ditebak, tetapi dia ada dan hadir.

Berikut ciri-ciri pasangan calon ke-5 yang itu;

  1. Pasti manusia… heheh
  2. Pasti orang yang berpengalaman.
  3. Mungkin mencalonkan tapi gak sampai ke KPU.
  4. Bisa menjadi calon bayangan saja.
  5. Bisa juga sebagai calon boneka.
  6. Atau mungkin yang sedang mengendalikan calon yang ada.
  7. Calon ini sangat memungkinkan bergabung dengan calon yang sudah pasti.
  8. Kemudian calon ke-5 ini dapat juga masuk kedalam jantungnya calon lain.
  9. Bisa jadi calon ke-5 ini mau nyalon tapi gak bisa karena gak dapat SK pusat.
  10. Pastinya calon ini bisa baik dan bisa buruk, tergantung cara pandangmu.

Begitulah cara kami membuat kesimpulan-kesimpulan sementara melalui tulisan ini. Silahkan tambahkan sendiri untuk poin-poin yang lain yang belum termasuk 10 poin diatas.

Calon ke-5 dalam pilgub Kaltim ini memang sangat luas maknanya dan jangkauannya. Makanya kami tidak membatasi secara pasti ciri-cirinya. Kami membiarkan imajinasi setiap pembaca untuk menterjemahkan sendiri isu calon ke-5 ini. Kami merasakan adanya, hanya merasa ada kehadirannya.

Pastinya calon ke-5 ini hanyalah calon tambahan yang boleh maju dan boleh jadi hanya sekedar hasil pembentukan alamiah dari calon-calon yang berkumpul karena kesamaan kenyataan yang dialami sama-sama gak dapat nyalon sehingga berkelompoklah.

Calon ke-5 ini hanyalah untuk bahan penambah (second-opinion)  bagi para penikmat pilgub Kaltim. Kami hanyalah sekedar mengutarakannya saja sehingga ada masuk kedalam tulisan artikel disini. Kemudian serapilah makna calon ke-5 ini maka analisis politikmu akan menjadi semakin tajam.

(DC)

BACA JUGA : Survei Menang Telak Pilkada

PILGUB KALTIM 2018 #11: WHATSAPP MENENTUKAN PILGUB KALTIM

PILGUB KALTIM 2018 #11: WHATSAPP MENENTUKAN PILGUB KALTIM

Senyum dulu baru baca ya… hehehe. Sudah punya WA kah? Duh ting-tung-tang-tung bunyi pesan WA masuk di HPku, ratusan pesan nih belum terbaca… banyak banget yang invite untuk masuk ke group WA, banyak juga sudah aku keluar dari group WA yang isinya gak jelas saling pamer, narsis, dan share info2 aneh aja isinya. Begitu kata temanku kemarin sore di kantornya.

WA itu tempat eksis, WA itu wadah silaturrahim, WA itu mencitrakan siapa kamu. Hari gini gak punya WA ah kemana aja. Tiap jam baca WA, dimana saja sibuk sama HP juga nge-cek WA masuk dan ngebalesin pesan. WA obat bete pas ngobrol sama orang lain, bahkan WA juga membuatmu begaya pembuktian dirimu orang kekinian jaman now… ehm cil..

Gak suka baca berita tapi dapat share info di WA, bahkan peta politik terkini sering kita peroleh dari WA. Sehingga patut dicurigai WA ini punya maksud apa masuk ke urusan pilgub Kaltim. Calon gak punya WA gimana menurutmu?

Diskusi pilgub Kaltim bisa berhari hari dilakukan via WA. Putus-nyambung sih diskusinya tetapi teruuus berjalan diskusinya meskipun terkadang diseling saling share foto ehm atau sekedar potongan video lucu… iyakah cil… hihihi

Teman-teman di WA punya ketajaman analisis politik yang mampu mengalahkan ketajaman seorang pakar analisis politik terkenal. Visi dan misi untuk seorang calon Gubernur-Wakil Gubernur Kaltim mendatang banyak terungkap dari WA jika di banding info media mainstream. WA itu sifatnya pribadi-pribadi tetapi masalah yang dibahas justru keumuman.

Bagi tim sukses pilgub Kaltim kami sarankan lebih seriuslah menggunakan WA ini, karena dengan WA calonmu bisa meroket tajam popularitas dan elektabilitasnya. Bagi yang nyalon gak perlu lah WA-mu ikut sibuk, silahkan sibukan dirimu selain urusan WA supaya gak kesandung masalah hukum. Urusan bagi diri sang calon monggo lebih focus ke urusan kepastian pencalonanmu lah ya. Cukup tim sukses dan fans-mu saja yang bergelut mesra dengan WA-nya masing-masing.

Bocoran strateginya, seribu group WA aktif se-Kaltim akan berpeluang memenangkan Pilgub Kaltim bulan Juni 2018 mendatang. Silahkan kontak tim IT kalian masing-masing.

Selamat berjuang… salam kompak warga Kaltim dan NKRI !!!

(DC)

BACA JUGA : Survei Menang Telak Pilkada

PILGUB KALTIM 2018 #10: MERAYU PDIP GABUNG GOLKAR?

PILGUB KALTIM 2018 #10: MERAYU PDIP GABUNG GOLKAR?

Ada dua pasangan bakal calon yang sangat santer disebut saat ini sudah siap maju dalam pilgub Kaltim mendatang. Isran Noor–Hadi Mulyadi dikabarkan sudah hampir positif karena sudah mengantongi SK Gerindra dan PKS. Sementara pasangan Syaharie Jaang–Rizal Effendi juga sudah mulai terlihat ramai menghiasi diskusi-diskusi di sosisal media entah sudah pasti apa belum.

Jika mengamati Golkar di Kaltim, kita akan mudah mengatakan Golkar mungkin mencalonkan kader internalnya sendiri karena memang secara persyaratan hanya Golkar yang mampu mengusung calon tanpa wajib menambah koalisi dengan partai lain, sementara PDIP masih membutuhkan minimal 1 kursi lagi untuk menambahi syarat jika ingin mengusung calonnya.

Menarik memang untuk mengamati gelagat kedua partai ini. Partai lain yang sadar sejak jauh hari harus melakukan koalisi agar dapat nyalon justru sudah mengambil langkah cepat dan deal sehingga kita sudah melihat hasilnya bahwa sudah ada dua group koalisi yang sudah mungkin terjadi yakni koalisi pertama Gerindra-PKS-PAN, dan kedua Koalisi Demokrat-PKB-PPP. Masih tersisa Hanura, Nasdem, PDIP, dan Golkar yang masih nampaknya berproses entah sampai kapan (paling lama 10 Januari 2018).
(Lihat artikel : PILGUB KALTIM #1 : MENERAWANG PETA KARANGPACI)

Dua group koalisi sepertinya sudah. Nah, apakah masih mungkin dua group koalisi lagi?. Ini pertanyaan yang menggelitik untuk dicermati. PDIP dan Golkar yang justru dua partai terbesar malah justru juga belum nampak mengambil keputusan siapa calon yang bakal diusungnya. Mungkin saja Hanura dan Nasdem menunggu keputusan PDIP atau Golkar. Namun, PDIP menunggu apa dan Golkar menunggu apa masih belum terjawab.

Berikut nama  – nama tokoh yang paling santer disebut-sebut akan maju berkompetisi pada pilgub Kaltim bulan Juni 2018 mendatang :

  1. Awang Ferdian Hidayat
  2. Farid Wajdy
  3. Hadi Mulyadi
  4. Isran Noor
  5. Makmur HAPK
  6. Mohammad Djailani
  7. Nusyirwan Ismail
  8. Rita Widyasari
  9. Rizal Effendi
  10. Rusmadi Wongso
  11. Safaruddin
  12. Sofyan Hasdam
  13. Syaharie Jaang
  14. Yusran Aspar

Dari 14 nama – nama tersebut mungkin sudah berkurang 4 nama. Sedangkan 10 nama masih belum mendapat kepastian.  Apakah “sisa” 10 nama ini yang akan berkoalisi dan bersepakat mengusung 2 nama diantara mereka sendiri dengan komitmen bekerjasama? Apakah PDIP lagi menghitung-hitung 10 nama ini? Apakah Golkar juga sedang menimbang-nimbang 10 nama ini?

Hmm… 3 atau 4 pasang calon masih sulit dijawab. Mari menunggu keputusan dari pusat, kita di daerah menunggu keputusan nasib baik saja… hehehe

Sekian.

(DC)

BACA JUGA : Survei Menang Telak Pilkada