Intip E-Book Survei #3: DATA DAN MANFAAT YANG DIPEROLEH JIKA SURVEI SENDIRI

Intip E-Book Survei #3: DATA DAN MANFAAT YANG DIPEROLEH JIKA SURVEI SENDIRI

Hasil survei dapat berupa data yang menggambarkan tingkatan masing-masing isu yang diukur. Data yang disajikan dalam survei pemilih menjelang pemilu adalah data-data seperti berikut ini ;

  1. Data persentase jumlah pemilih berdasar rentang usia (misalnya pemilih pemula, pemilih usia produktif, pemilih tua),
  2. Data persentase suku-suku,
  3. Data persentase jumlah pemeluk setiap agama,
  4. Data tingkat pendidikan,
  5. Data tingkat penghasilan,
  6. Data persentase pekerjaan,
  7. Data tingkat popularitas setiap kandidat,
  8. Data tingkat disukai oleh pemilih terhadap calon,
  9. Data peluang keterpilihan setiap kandidat (elektabilitasnya).
  10. Data issu yang sedang berkembang dimasyarakat,
  11. Data tingkat harapan masyarakat,
  12. Data tentang opini masyarakat terhadap pemerintahan sekarang,
  13. Data kekuatan setiap kandidat per-wilayah tertentu (misalnya zona/ dapil),

Data terkait kepentingan kampanye (misalnya media massa apa yang paling terkenal diwilayah itu), dan lain sebagainya sesuai kebutuhanmu.

MANFAAT BUATMU JIKA MENJADI AHLI SURVEI PEMILIH

Ahli survei pemilih… Yeah, enggak semuluk itu juga sih janjinya ebook ini. Maksudku ebook ini akan menambah informasi pembaca seperti dirimu terkait urusan survei pemilih disetiap menjelang pelaksanaan pemilu pilkada ataupun pileg tahun yang akan datang.

Keahlian survei dalam ajang pemilu saat ini baik itu di pilkada maupun pileg akan menjadi sensasi tersendiri. Bahkan sudah banyak orang yang menjadikan keahlian ini sebagai pekerjaan utama.  Ilmu survei pemilih akan terus berkembang, kebutuhan informasi dari hasil survei selalu ditunggu-tunggu bahkan dapat dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan politis.

Perhatikan berita diberbagai media, banyak sekali politisi mengatakan kami masih menunggu hasil survei untuk menentukan calon kami. Atau ada berita yang mengatakan partai politik tertentu menetapkan calonnya berdasarkan hasil survei.

Ini artinya betapa hasil survei ini sangat menentukan kebijakan dalam system pemilihan politik kita saat ini. Hasil survei yang cenderung dapat dipercaya dan dapat dipergunakan adalah hasil survei dari lembaga survei yang telah memiliki brand image sebagai lembaga survei yang terpercaya dan berskala nasional.

Padahal istilah brand lembaga survei dan skala hanyalah cara pandang sesorang saja, atau dengan kata lain siapapun ya skala nasional sekaligus skala local bahkan ya skala internasional juga kan. Ketika kita sama-sama menganut ilmu pengetahuan maka skala seperti ini sudah tidak relevan lagi untuk didiskusikan.

Lakukan saja surveimu sendiri secara ilmiah, jangan pernah hiraukan penilaian subjective dari orang-orang yang katanya ahli itu. Karena se-ahli apapun seseorang dalam survei pemilih  tetap saja data rilnya dari lapangan yang dikumpulkan oleh para surveyor lapangan itu.

Salah dilapangan pasti akan berdampak pada kesalahan data akhir yang disajikan. Semua proses survei sesungguhnya saling terkait antara tahap yang satu dan tahap lainnya.

Jago dalam analisis data belum tentu jago wawancara dilapangan. Begitu juga sebaliknya ahli metodologi belum tentu ahli dalam memprediksi/ intuisi data. Makanya proses survei ini adalah proses yang kerjasama saling mengisi satu sama lain.

BACA JUGA: Panduan Mudah Survei Sendiri: Untuk Timses Pilkada Bupati, Walikota, Gubernur dan Pemilu Legislatif 2019

 

…………………. Kerjasama adalah pembeda manusia dengan hewan……………..

 

(DC)

Intip E-Book Survei #1 : HAJATAN PILKADA SERENTAK 2018 DAN PEMILU 2019.

Intip E-Book Survei #1 : HAJATAN PILKADA SERENTAK 2018 DAN PEMILU 2019.

Indonesiaku indonesiamu dan Indonesia kita bersama. Hari ini negri yang kita cintai ini sudah sampai tahap modernisasi disemua sisi kehidupan berbangsa dan bernegara. Waktu kedepan menjelang pelaksanaan rekruitmen kepemimpinan diberbagai tingkatan yakni kabupaten, kota, dan provinsi yang mana pemilu akan dilaksanakan serentak tahun depan tahun 2018, bahkan dilanjutkan lagi tahun berikutnya yaitu tahun 2019 untuk pemilu legislative dan pemilihan presiden. Pemilu sendiri nyaris tidak dapat mencueki era modernisasi itu. Proses digitalisasi yang erat berkaitan dengan era internet dimana semua orang nampak seperti terhubung setiap saat, sehingga informasi sangat mudah didapat. Bahkan informasi yang begitu mudah didapat ini dapat dengan mudah juga mengubah perilaku kehidupan termasuk dalam kehidupan berpolitik.

Suasana perpolitikan saat ini sangat memperhatikan informasi yang berkembang diberbagai media termasuk media sosial (medsos). Berbagai opini baik yang serius maupun ngelantur termasuk hoax bahkan selalu bertebaran setiap saat setiap waktu all time selama 24 jam nonstop sepanjang minggu, bulan, bahkan sepanjang tahun. Ada ketelitian dalam memilih dan memilah informasi yang diperoleh, apalagi dalam peristiwa politik semacam pilkada. Beruntungnya setiap event pilkada selalu ada ilmu yang ilmiah yang dapat menjadi patokan sehingga informasi tersebut dapat dipegang bahkan dapat dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan. Itulah yang dimaksud survei dalam pilkada.

Berbagai rilis hasil survey telah dilakukan oleh berbagai pihak. Hasil survey selalu ditunggu – tunggu kehadirannya. Lembaga survey yang credible akan dapat meyakinkan public, dimana hasil surveinya akan dijadikan panutan. Plus minus dalam merilis hasil survey tentu dinamis. Masyarakat pemilih akan lebih bijak dalam menentukan pilihannya terhadap kandidat yang bertarung berdasar hasil survey dan berdasarkan issue yang berkembang tentunya.

Mungkin banyak sekali orang yang kepingin mengetahui apa itu survei dalam pemilu langsung berupa pilkada serentak tahun 2018 ini. Hasil survei yang dirilis akan ditunggu-tunggu kehadirannya. Aku akan memaparkannya dengan detail untuk mu, teman. Prediksi siapa yang bakal memenangkan pertarungan akan ramai dibicarakan dalam berbagai setiap kesempatan biasanya baik itu di media massa medsos maupun sekedar dalam berbagai forum diskusi warung kopi atau bahkan kelas warung kopi resto mungkin.

Daerahmu akan pilkada juga kah teman?

Atau ada temanmu nyalon, ah atau mungkin timses nih?

Berbagai kalangan terkesan mampu membicarakan survei ataupun hanya sekedar mengomentari setiap hasil survei yang dirilis itu tanpa menyadari bagaimana sesungguhnya proses sehingga menghasilkan data – data ataupun informasi yang mengatakan calon A berpotensi besar akan menang dan mampu mengalahkan calon B atau calon C adalah menjadi pesaing terberatnya.

Tetapi pihak yang mampu melaksanakan survei dalam pilkada hanya segelintir dapat dihitung jari jemari belaka. Ada lembaga survei semata, ada juga konsultan pilkada yang mengkhususkan dirinya mendampingi calon dalam pilkada namun sekaligus mampu melaksanakan survei juga.

Tetapi sangat jarang partai politik mau memiliki lembaga survei sendiri yang dapat dijadikan rujukan pengambilan keputusan, biasanya survei diserahkan kepada  pihak konsultan. Juga, tidak semua akademisi mampu melaksanakan survei ilmiah ini. Kemudian ditambah banyaknya kontestan dalam pemilu langsung seperti saat ini yang tidak bisa melaksanakan survei secara mandiri. Padahal melaksanakan survei itu gak sulit-sulit banget kok.

Dalam tulisan ini dirimu akan menemukan penjelasan yang sangat gamblang bagaimana survei dalam proses pemilu itu dilaksanakan. Gak perlu punya sekolah harus lulusan luar negri untuk mengerti dan mampu melaksanakan survei sendiri. Kamu alumni dari kampus di Indonesia pun sudah cukup kok jadi bekal untuk mengerti survei. Proses survei dari awal hingga akhir akan kubahas untukmu.

Kenapa hasil survei cenderung ramai dibicarakan dalam setiap pilkada misalnya, itu membuktikan masyarakat pemilih dari berbagai latar belakang merasa tertarik dan terbantu atas informasi dari hasil survei yang dirilis. Hasil survei sangat dipercaya, karena dianggap ilmiah dan faktanya juga hasil survei adalah satu-satunya cara dalam memprediksi hasil pilkada atau pileg misalnya maupun pilpres sekalipun. Meskipun, ada juga dari kejauhan sayup – sayup terdengar ada yang memprediksi pilkada menggunakan sumber informasi dari dukun atau orang pintar.

Tulisan ini dimaksudkan sebagai alat jika ingin melakukan survei sendiri, dengan aku berupaya maksimal menjelaskan kepadamu secara cepat, mudah, dan lengkap.

Survei sendiri itu penting bagi setiap calon dalam pilkada 2018 maupun bagi calon caleg tahun 2019 nanti. Survei akan membimbingmu teman. Survei akan menuntunmu dalam menjalankan proses kampanye untuk meraih suara pemilih yang dikehendaki. Survei akan meberikanmu peta kekuatanmu maupun lawanmu. Survei akan menyajikan informasi akurat Dikecamatan mana calon kuat, di wilayah mana calon lemah posisinya.

Hasil survei akan banyak memberikan gambaran tentang segmen pemilih. Misalnya, calon A didukung kuat oleh  pemilih yang berusia muda. Calon B didukung kuat oleh kelompok kalangan tua.

Hasil survei juga akan menunjukan kepadamu tentang berbagai hal, seperti kecenderungan ke calon mana dukungan pemilih dari segmen tingkat pendidikan, tingkat penghasilan dan pekerjaan, gender, suku, agama, dan sebagainya.

Untukmu teman aku akan mencontohkannya seperti yang sering kulakukan selama ini, caranya akan kujelaskan secara rinci nanti.

Secara ringkas tahapan melakukan survei untuk pilkada maupun pileg itu dapat diurutkan seperti sistematika berikut ini ;

  1. Persiapkan data awal diwilayah mana survei akan dilakukan. Data awal ini berupa jumlah penduduk disetiap desa maupun kelurahan. Biasanya data ini ada di BPS (Badan Pusat Statistik).
  2. Tentukan jumlah sampel. Surveiku jumlah sampelnya paling sedikit itu 220 responden dan paling banyak maksimal 1.500an responden.
  3. Buatlah daftar pertanyaan (kuisioner).
  4. Lengkapilah instrumen surveimu.
  5. Rekrutlah petugas wawancara dan lakukan pembekalan/ pelatihan (workshop).
  6. Proses wawancara lapangan.
  7. Lakukan pendampingan lapangan (withness).
  8. Lakukan crosscheck hasil wawancara lapangan.
  9. Pengumpulan kuisioner hasil wawancara lapangan.
  10. Entry data dan penyajian data hasil survei.

Selanjutnya teman, kita akan masuk ke tahap penjelasan secara rinci terhadap 10 item diatas disetiap lembaran manuskrip yang khusus ini secara lembar demi lembar, bacalah secara teliti yaa karena kamu kan mau menjadi peneliti.

Jika kamu tuntas membaca ebook ini teman, maka kamu tidak awam lagi dan sudah termasuk menjadi bagian dari peneliti dalam orbit cakrawala survei pemilu yang sedang terjadi saat ini dinegri yang kita cintai ini, Indonesia kita bersama.

BACA JUGA: Panduan Mudah Survei Sendiri: Untuk Timses Pilkada Bupati, Walikota, Gubernur dan Pemilu Legislatif 2019

(DC)

 

…………………………………. Bersemangatlah, peragu mudah jadi pecundang …………………………………………