PILEG 2019 #16: STRATEGI RAHASIA MENDONGKRAK POPULARITAS CALEG MENANG TAHUN 2019, MEMBACA POPULARITAS, SUATU ANALISIS SURVEI

PILEG 2019 #16: STRATEGI RAHASIA MENDONGKRAK POPULARITAS CALEG MENANG TAHUN 2019, MEMBACA POPULARITAS, SUATU ANALISIS SURVEI

Popularitasmu sebagai caleg menang tahun 2019 yang akan datang perlu selalu untuk dipantau terus menerus sepanjang upaya gerakan pemenanganmu. Pemantauan ini dimaksudkan agar supaya kepantasan itu dapat di raih secara lebih methodis. Berikut poin-poin yang dapat dijjadikan sebagai asupan second-opinion selama dan sepanjang proses gerakan pemenanganmu;

  1. Popularitas secara ke-angka-an “hanya” boleh didapatkan dari hasil survei ilmiah. Ada data-data dari lapangan yang dijadikan rujukan analisis. Tanpa data lapangan maka analisis popularitas akan menjadi data hiburan saja. Sebagai caleg 2019 maka sangat patutlah kiranya memahami hal ini.
  2. Pemilu kedepan adalah pemilu eranya digitalisasi, siapkan data-data mu yang logis itu. Semangat bolehlah kiranya dimiliki, tetapi tidak melupakan kejernihan akal-fikir dalam kalkulasi untuk menghitung – hitung kekuatanmu sesungguhnya. Dimana salah satu kekuatan yang kumaksud ialah kemampuanmu membaca arti popularitasmu sendiri.
  3. Sederhananya popularitas itu begini kawan ; namamu menghujam dalam semua benak masyarakat pemilih dalam dapilmu. Citramu menancap tepat di jantung hati masyarakat pemilih di dapilmu. Profil pribadimu yang baik itu tertanam bahkan bertumbuh dalam memori masyarakat pemilih di dapilmu. Jika ketiga hal itu terjadi maka selangkah lagi angka elektabilitasmu akan berkibar di seantero jagad publik di dapilmu, sehingga jadilah dirimu sebagai wakil mereka di parlemen (DPRD setempat) secara nyata.
  4. Seandainya saat ini angka popularitasmu sebanyak 10% maka itu artinya sudah lebih 1000-an orang mengenalmu (bayangkanlah wajah-wajah 1000-an orang itu yang mereka kenal kepadamu). Apa lagi jika dalam dapilmu itu jumlah pemilih (DPT) sejumlah 50.000 pemilih maka popularitasmu yang 10% itu artinya ada 5000-an pemilih yang telah mengenalmu. Ini start awal yang sudah cukup baik bagimu pada langkah-langkah awalmu hingga di bulan Juli ini.
  5. Berapa target angka popularitasmu? Apakah mencapai 95%? Hehehe.. jika segitu angkanya maka bergegaslah persiapkan dirimu untuk maju PILKADA yang akan datang di daerahmu bukan untuk PILEG nanti.
  6. Angka popularitas bagi seorang caleg menang tahun 2019 nanti yang sudah kuhitungkan cukuplah popularitas di angka sekitar 60%an. Itu sudah cukup sangat maksimal bagimu. Tenang dulu, angka segitu tidak harus sekarang kamu dapatkan. Menurutku angka popularitas itu boleh nanti mulai kamu dapatkan sejak akhir tahun 2018 ini. Ketika sudah memasuki awal tahun 2019 nanti maka 60%-an angka popularitasmu itu musti diraih, sebab nanti kita sudah akan berhitung angka elektabilitas (peluang keterpilihanmu). Sebagai bocoran awal, angka elektabilitas seorang caleg menang tahun 2019 adalah dikisaran di angka 15% – 20%an. Sudah mulai bisa berhitung kan?
  7. Ambil nafas dulu kawan.
  8. Popularitas caleg menang bukanlah angka hayal, dan juga bukan angka keramat. Angka popularitas adalah angka kalkulasi yang paling ilmiah yang dapat diterima akal sehat, yang penting angka – angka itu didapat dari hasil di lapangan. Karena menghitung angka popularitas adalah bagian dari upaya supaya dalam berdemokrasi lebih mengedepankan akal sehat. Yang kumaksud bukan sembarang angka popularitas, tetapi hendaknya angka popularitas yang nyata jika di kroscheck (uji petik) di lapangan.
  9. Kembali kepada bagaimana cara mendapatkan angka popularitasmu, yaitu dengan melihat hasil survei ilmiah. Ingatlah survei ilmiah dalam urusan pemilu tidak dilakukan sekali saja tapi mungkin 3 kali, diawal pergerakanmu kemudian ditengah dan menjelang hari akhir pemilu itu sendiri. Hal itu dimaksudkan supaya perkembangan angka popularitasmu dapat terpantau prosesnya. Suruhlah partaimu melakukan survei di dapilmu, karena survei ilmiah itu mahal.
  10. Sekali lagi, menghitung angka popularitasmu jika berdasarkan dari laporan tim – mu maka jadikanlah data itu sebagai hiburan teman-temanmu saja jangan disakiti hatinya. Tetaplah angka popularitasmu aslinya itu didasarkan pada hasil survei yang ilmiah berbasis ilmu pengetahuan.
  11. Cukup banyak juga para pakar survei berseliweran dalam jagat dunia maya, dan bahkan secara offline tetiba orang-orang jenis ini begitu “jago” menggunakan analisis survei. Eiitttt… ntar dulu tanyakan pernah survei dimana saja? Bagaimana hasilnya waktu itu?
  12. Apa maksud kusampaikan point nomor 11 diatas?.. itu supaya kamu tidak kemakan kata-kata ilmiah ala vickinisasi. Meskipun yang menyampaikan itu adalah kawan yang aktif dalam dunia ilmiah yang berasal dari alumnus universitas di planet mars. Karena ini tentang dirimu kawan, bukan urusan perkuliahanmu. Saat ini kamu berada di medan tempur per-caleg-an.  Hitunglah baik-baik angka popularitasmu secara bertahap dan secara berkala, sungguh penting menurutku.
  13. Dampingilah dirimu sebagai caleg menang tahun 2019 dengan pendampingan akal sehatmu. Boleh pendampingmu yang nyata adalah semangatmu yang bergelora itu, boleh kok. Tetapi jauh dari lubuk hatimu yang terdalam gunakanlah kemampuan logismu dalam merencanakan gerakan pemenanganmu. Dan selalu awalilah langkah-langkahmu dengan sila pertama dalam pancasila; ketuhanan yang maha esa. Ber-do’a lah.

Salam hormat pancasila-isme, salam persatuan Indonesia. Hidup NKRI !!!

(DC)

BACA JUGA : Software Pileg : Sistem Manajemen Pemilu Legislatif 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *