PILEG 2019 #17: PENGARUH POTENSI ELEKTABILITAS  PEN-CALEG-AN TERHADAP PILPRES

PILEG 2019 #17: PENGARUH POTENSI ELEKTABILITAS PEN-CALEG-AN TERHADAP PILPRES

Masih ingat tentunya terhadap pentingnya popularitas bagi seorang caleg yang maju tahun 2019 yang akan datang. Berikut opini kuterangkan kepadamu terkait kedua variable hubungan tersebut antara caleg terhadap pilpres.

  1. Dimana dirimu kini berada dalam partai apa dan partaimu mendukung capres-cawapres yang mana, kemudian perhatikan dengan seksama hubungan yang dapat terjadi diantara keduanya apakah akan menguntungkan popularitasmu sebagai caleg. Karena pemilih di dapil sangat mungkin merespon kuat keterhubungan ini atau tidak menghubungkan sama sekali.
  2. Setiap dapil bisa saja respon masyarakat pemilih akan mengaitkan pilihan caleg berbanding seiring dengan pilihan capres-cawapres. Atau sebaliknya, pilihan caleg dapat berbeda dengan pilihan capres-cawapresnya. Pahamiilah peta alur/ perilaku pemilih dalam dapilmu masing-masing, kusarankan ikuti saja maunya suara mayoritas masyarakat pemilih dalam dapilmu karena kepentinganmu sebagai caleg lebih berarti bagimu agar supaya dapat menang.
  3. Bisa saja pilihan masyarakat pemilih menjagokan capres-cawapres tertentu yang berbeda dengan capres-cawapres yang di dukung partaimu. Sementara dirimu sebagai caleg tetap membutuhkan dukungan pemilih yang berbeda dengan dukungan terhadap capres-cawapres partaimu itu.
  4. Sebagai caleg yang maju di musim pemilu yang cukup rumit kali ini (5 kertas suara untuk setiap 1 pemilih di TPS nanti) maka menurutku cukup menguras energi dan kesibukan pikiran masyarakat pemilih dalam dapilmu. Maka dari itu siapkan stok ketelitian dan stok kesabaran yang banyak dalam melakukan komunikasi terhadap masyarakat pemilih di dapilmu. Perhatikanlah prioritas utamamu sebagai caleg menang dalam menghadapi masyarakat pemilih di dapilmu. Kalkulasikanlah dengan seakurat mungkin jika dirimu sebagai caleg menang berkeinginan mengaitkannya dengan pilihan capres-cawapres yang didukung partaimu terhadap capres-cawapres yang didukung oleh masyarakat pemilih dalam dapilmu.
  5. Menurutku masyarakat pemilih saat ini sudah sangat cerdas sehingga mengarahkan pilihan mereka dibutuhkan cara – cara yang tidak boleh sembarangan berdasarkan semangat/ psikologi emosi semata. Detailing memahami perilaku masyarakat pemilih dalam dapilmu sangat dibutuhkan bagi caleg yang mau menang terpilih.
  6. Saat ini kedua paslon (capres-cawapres) didukung oleh koalisi partai. Sementara dirimu sebagai caleg menang perlu mempertahankan kemenanganmu terlebih dahulu sebelum berusaha memenangkan capres-cawapres yang didukung partaimu.
  7. Ingatlah parliament-treshold yang 4% itu nanti akan cukup sulit seiring-seirama jika diterapkan terhadap kepentingan antara pileg dan pilpres, kecuali khusus bagi partai PDIP dan GERINDRA. Para caleg yang berasal dari PDIP maupun GERINDRA akan terhubung langsung yang sangat kuat antara kepentingan pileg dengan pilpresnya.
  8. Bagi kawan-kawan caleg yang berasal dari PDIP maupun GERINDRA menurutku kalian harusnya cenderung lebih mudah dalam melakukan komunikasi politik kepada masyarakat pemilih. Karena materi komunikasinya searah antara kepentingan pileg dan pilpresnya tinggal kemampuanmu ‘mengkondisikan’ masyarakat pemilih dalam dapilmu itu.
  9. Sementara bagi partai selain kedua partai tersebut (PDIP dan GERINDRA) menurutku masih perlu lebih banyak penyesuaian-penyesuaian. PKS, PAN, BERKARYA, dan PBB sangat membutuhkan manuver yang cerdas dalam menjalankan strategi pemenangan calegnya. Begitu juga dengan GOLKAR, NASDEM, PKB, PPP, HANURA, PSI, dan PERINDO menurutku juga mengalami keharusan manuver-politik yang cerdas terkait persoalan strategi pemenangan calegnya.
  10. Beda dengan DEMOKRAT, menurutku langkah yang akan diambil cukup berorientasi terhadap kepentingan pileg semata nantinya karena memfokuskan PT 4% itu adalah bagian dari strategi bertahan dan kepentingan yang tidak dapat dipisahkan. Ini urusan eksistensi partai pada DPR-RI periode 2019-2024, jangan sampai partai yang ada saat akan hilang dalam pemilu 2024 nanti.
  11. Bagi caleg menang lakukanlah riset yang tepat dalam dapilmu untuk mengukur dan mendapatkan peta orientasi masyarakat pemilih. Karena dalam suatu perjalanan, jika tau dengan TITIK pasti tujuan akhir maka jalan yang tepat akan mudah dibuat untuk di lalui.
  12. Semoga kawan-kawan caleg sudah dapat merasakan akan dualisme ini dalam dirinya, antara kepentingan pileg dan pilpres mana yang lebih diutamakan. Atau apakah kepentingan calegmu dapat seiring dengan kepentingan pilpresmu.
  13. Selamat menghadapi paradoks politik nasional dan lokal, seimbanglah dalam menyikapinya maka kedamaian akan diraih.

Sekian lagi opini hari ini, selamat menyambut HARLAH HUT KEMERDEKAAN RI 17 Agustus 2018, dan selamat menjelang Iedul Qurban 1439 H. Salam kompak NKRI !!!

(DC)

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *