PILGUB KALTIM 2018 #28: KANDIDAT PALING POPULER SAAT INI?

PILGUB KALTIM 2018 #28: KANDIDAT PALING POPULER SAAT INI?

Membicarakan popularitas dalam ajang pemilukada seperti saat ini menjadi semacam keharusan tersendiri.  Populer atau angka dikenal oleh pemilih mempunyai tolok ukur yang paling dicari datanya. Setiap pemilih idealnya mengenal terhadap siapa yang akan dipilihnya. Berbagai sudut pandang mengukur angka popularitas ini tentu dapat berbeda-beda bagi setiap disiplin tertentu.

Mengukur angka popularitas dalam ajang pemilukada sering digunakan metode survei yang sudah terbukti keakurasiannya. Saat ini dimana lembaga survei yang siap melakukan survei sangat banyak jumlahnya baik yang ber-skala lokal maupun nasional.

BACA JUGA: Hasil Survei Yang Dirilis Itu Kebohongan??

Berikut opini kami yang disarikan dari berbagai pengalaman selama ini sepanjang mengikuti proses pemilukada secara langsung. Poin-poin ini kami sempitkan pada ulasan popularitas bagi kandidat dari sudut pandang perilaku pemilih.

  1. Popularitas atau angka dikenal-nya kandidat oleh pemilih itu idealnya mencapai 100%, angka ini adalah sebagai start awal bagi kandidat (calon pemimpin; gubernur, bupati, walikota).
  2. Kandidat yang populer dilihat dalam wilayah tertentu secara geografis dimana saja pemilihan itu terjadi. Jika pemilihan dilakukan di wilayah A maka wajib bagi kandidat terkenal diwilayah A tersebut bukan diwilayah lain.
  3. Dikenal disini adalah dikenal secara baik yang khas bukannya dikenal karena ketidak baikannya. Hati – hati pada poin ini jangan sampai kandidatmu terkenal tapi dikenal karena kekurangannya.
  4. Pemilih mengenal kandidatnya secara sederhana adalah ketika masyarakat pemilih sangat familiar dengan mampu jelas menyebut nama dan mengetahui secara jelas tampilan sang kandidat tersebut.
  5. Ada kandidat yang populer pada media online tetapi belum tentu populer secara offline di masyarakat pemilih. Karena media online masih belum merata sebarannya.
  6. Angka popularitas itu harus disosialisasikan dan harus sampai ke benak setiap pemilih. Sekali lagi perhatikan poin penting yang ke 6 ini, pahamilah.
  7. Popularitas itu adalah upaya kontinyu dan sangat memperhatikan setiap segmen dalam populasi pemilih secara keseluruhan.
  8. Upaya menaikan angka popularitas itu mestinya dapat diukur sesuai standard tertentu.
  9. Upaya yang paling cepat untuk menaikan angka popularitas kandidat adalah dengan mencari cara yang viral-lable (cepat dan merata). Tema dan momentum yang tepat tentunya dengan media penyampai yang tepat pula.
  10. Lakukanlah upaya peningkatan angka popularitas ini dengan cara-cara yang paling mudah diterima oleh masyarakat pemilih. Cara-cara yang menyenangkan supaya juga mudah disukai atau disenangi oleh masyarakat pemilih.
  11. Angka popularitas yang tinggi akan berdampak kepada tingkat kesukaan pemilih terhadap kandidat menjadi tinggi pula. Jika tingginya angka kesukaan pemilih ini dapat diraih secara maksimal maka akan menjadi mudah pada tahap berikutnya untuk meningkatkan angka elektabilitas (peluang keterpilihan) bagi kandidat.

Demikian opini kami sebagai bahan tambahan bagi sesiapa saja yang terlibat dalam proses pemilukada tahun ini. Jangan lupa tetap kompak dengan tetanggamu dan sahabatmu, yakinlah bahwa pemilukada tahun ini adalah tetap seperti pemilukada yang sudah sering kita terlibat didalamnya. Salam kompak NKRI !!!

(DC)

BACA JUGA: Kepribadian Calon Pemimpin Paling Disukai