PILGUB KALTIM 2018 #23: MENERAWANG PETA GRASS-ROOT KALTIM 2018

PILGUB KALTIM 2018 #23: MENERAWANG PETA GRASS-ROOT KALTIM 2018

Paling banyak jumlah pemilih ada di kota Samarinda, sedangkan yang paling sedikit pemilihnya ada di kabupaten Mahulu. Samarinda itu hampir 23% sedangkan di Mahulu sekitar 1% saja dari total pemilih se-Kaltim. Angka – angka seperti ini akan menjadi dasar perhitungan dalam menggerakan roda pemenangan selama proses pilgub kali ini.

Kukar dan Balikpapan memiliki persentase total pemilih sebanyak hampir 38% dari total pemilih se-Kaltim. Kukar adalah basisnya Golkar begitu juga Balikpapan. Namun ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi calon yang diusung oleh Golkar apakah berbanding lurus nanti  dengan hasil yang diperoleh calonnya.

Sementara itu di kota Samarinda ada dua partai yang besar jika dilihat dari keterwakilannya di DPRD, yaitu PDIP dan Golkar. Sekali lagi apakah nanti hasil pilgubnya akan berbanding lurus dengan hal ini mengingat Walikotanya yakni Bapak Syaharie Ja’ang dan Wakil Walikotanya Bapak Nusirwan Ismail juga sama-sama maju bertarung dalam pilgub saat ini namun saling berhadap-hadapan. Kita akan melihat warga kota Samarinda dalam pilgub ini apakah dominan mendukung Jaang atau apakah mendukung Nusirwan.

Kutai-Barat adalah basis terbesar PDIP di provinsi Kaltim. Kubar sendiri mencapai 5% dari total pemilih se-Kaltim. Tentu wilayah ini akan dipertahankan secara serius oleh calonnya PDIP yakni Rusmadi-Safaruddin. Tantangan ini menjadi sangat menarik untuk ditelisik mengingat Jaang digadang-gadang sebagai tokoh kelahiran asal sana. Kaitan-kaitan ini tentu tidak sesederhana yang dibayangkan, akan bayak faktor lain yang mempengaruhi perilaku pemilih sehingga ke calon mana hati pemilih akan berlabuh.

Berau dan Kutim juga menjadi menarik untuk dianalisis. Ada sekitar 17% total pemilih se-Kaltim di kedua kabupaten ini (berau 6%, dan Kutim 11%). Pak Isran pernah memimpin Kutim dengan cukup sukses yang mampu mengangkat nama Kutim dipanggung nasional. Sekali lagi apakah rakyat Kutim akan mendukung penuh kepada pak Isran? Analisis tajam sangat diperlukan untuk menjawab hal ini.

Kota Bontang dimana pak Sofyan pernah dua kali menjadi Walikota disana. Bontang adalah sekitar 5% jumlah pemilihnya se-Kaltim. Apakah Sofyan-Nusirwan akan mendapat dukungan penuh oleh warga kota Bontang ini? Tidak segampang itu tentunya untuk mengambil kesimpulan saat ini.

Kabupaten Pasir sekitar 7% pemilihnya se-Kaltim.kemudian bergeser ketetangganya yakni Penajam Paser Utara(PPU) sangat unik kaitannya terhadap pilgub Kaltim saat ini  karena PPU sendiri disibukan dengan pemilihan bupati diwilayahnya (pilbup PPU). Dukungan terhadap calon dalam pilbup PPU apakah berkorelasi signifikan terhadap calon pada pilgub Kaltim? Hal ini juga menarik untuk diutak-atik bagi penikmat pilgub Kaltim tahun ini.

Demikian dulu peta sederhana ini kami opinikan, mana opinimu?…. selamat bersemokrasi, salam kompak NKRI!!!.

(DC)

PILGUB KALTIM 2018 #22: KETUA DEWAN DI BUNGULI

PILGUB KALTIM 2018 #22: KETUA DEWAN DI BUNGULI

(Edisi bahasa Samarinda, silahkan dampingi penerjemah jika diperlukan… heheh)

KEJADIAN ini barusan tadi malam waktu habis bulikan bedapat kekawalan. Dengan tetiba ada WA masuk dikirimi gambar crop hasil WA yang isinya kira-kira negkaya ini nah (WA aslinya kadausah ulun tampilkan disini lah takutan jua kalo pina kena melanggar undang-undang ITE).

Ini diskusi WA antara broker-politik vs ketua dewan ;

Broker ; pak haji ulun lagi di Jakarta ini, piyan handak ke Jakarta kalo bebila?

Pak Haji ; beapa aku umpat ke Jakarta kalau aku ini kada di herani urang jua ding ae. (bepura merajuk sidin ini gegara selama ini handak maju calon Gubernur Kaltim tapi pina kada pernah digutil-gutil urang).

Broker ;  (dalam hatinya ah bagus ini respon pak haji)… ujar DPP piyan masuk bursa calon ini. Lakasi ke Jakarta piyan lah ulun menunggui nah.

Pak Haji ; hau bujuran kah itu. (mulai harap-harap cemas).

Broker ; ulun ini kada berani pang bekeramput. (beusaha meyakinkan).

Pak Haji ; ayu ae amun ujar ikam kaetu, tulak nih aku kena habis subuh lah.

Broker ; (dalam hatinya duit sudah ini)… inggih piyan ulun tunggui sungsung isuk lah di bandara Soekarno-Hatta.

Pak Haji ; hi ih ding ae, tunggui haja lah…

(baluman tangah hari sudah bedapat pak haji wan broker-politik ini di Jakarta, kesah berlanjut).

Broker ; nah syukur jadi datang piyan pak haji, urang DPP sudah menunggu piyan.

Pak Haji ; aku sudah siap ini ding ae, ayo kita be-nego.

Broker ; jadi nengkaya ini pak haji lah piyan kan tahu sorang di Jakarta ini apa-apa larang. Supaya kita nyaman bekesahan dengan urang DPP sekalian meambil hatinya itu piyan bayari dulu tagihan bubuhannya malam tadi di hotel ini.

Pak Haji ; berapa? … (sudah mulai kada nyaman perasaan).

Broker ; 12 juta… (pina mantap banar broker ini menyambat haraga).

Pak Haji ; nah ini ni ding ae nang sudah kuduga, tapi kada papalah… (sambil meunjuk duit).

Broker ; (tuntung sudah kesahnya membayar ke kasir, tapi pak haji kada meumpati ke kasir tadi)… ayo pak haji piyan ulun bawa mehadap…

Pak Haji ; setumat pang… apa garang yang ikam dangar dari DPP.

Broker ; yang ulun dangari dari buhannya piyan handak dimasukan bursa calon di Kaltim.

Pak Haji ; terus apa lagi…

Broker ; baluman ada calon nang pasti jarnya, makanya ulun lakas mehabari piyan.

Pak Haji ; iya ae amun kaetu… aku setumat kekamar dulu handak besiap. Tunggu aja ikam kaina kuhabari. (sambil dalam hatinya… rasa dibunguli aku ini baluman apa-apa sudah ditagih suruh bayar, kayapa amun disuruh bayar SK bisa-bisa larang banar itu, sementara yang nyata-nyata mau nyalon haja masih belum jelas apalagi aku ini lah nang kada pernah umpatan kesana-kemari, nah am baru kepikiran).

Sementara segitu dulu lah, pak haji sudah tekor 12 juta tu disuruh membayari entah apa tagihan ujarnya bubuhannya. Gegara beharap di calonkan urang langsung percaya aja padahal sidin lupa kalau pencalonan itu harus melalui mekanisme, kadanya langsung main panggil main ketemu DPP terus dapat SK.

BACA JUGA: PILGUB KALTIM 2018 #9: MENIPU ITIK DALAM PILGUB KALTIM

Detik-detik terakhir seperti saat ini dimana SK pusat belum keluar itu dijadikan kesempatan broker-politik untuk becari duit dengan cara membunguli nang tuha tapi kada tapi paham permainan kekanakan. Duit bakal habis kahandak jadi dicalonkan urang kada tecapai, bingung jadinya siapa nang dihamuki.

Tuntung ae dulu kesahnya be WA-an antara pak haji dengan broker-politik ini, tapi pak haji masih membatin jua apa bujur kekanak nangini membawa habar lah, mulai terasa jua hawatir dibunguli kekanakan.. Lalu ae pak haji membawa kesah ini ke anak buah sidin nang kada tapi paham urusan politik itu, karena inya begawi wan pak haji ini hanya meurusi bini mudanya pak haji haja supaya kada ketahuan bini tuha sidin. Nah, anak buah pak haji inilah yang mengirimi crop-chat WA itu malam tadi makanya jadi kesah ini. Kita tunggu ae amun ada kelanjutannya karena ini masih benego urang disana.

Sekian…  ambil hikmahnya jika ada, bagi yang sudah terbiasa mengalami gak usah komen diam-diam aja supaya gak ketahuan trik jitunya.

(DC)

BACA JUGA : Survei Menang Telak Pilkada

PILGUB KALTIM 2018 #21: SKENARIO 3 PASANGAN CALON PADA PILGUB KALTIM

PILGUB KALTIM 2018 #21: SKENARIO 3 PASANGAN CALON PADA PILGUB KALTIM

APAPUN kejadian detik terakhir itu cukup sangat menentukan. Langkah negosiasi partai-partai politik yang saat ini berkumpul di Jakarta dapat memiliki dampak yang sangat besar untuk kelanjutan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia ini.

Para tokoh partai politik dari Kaltim saat ini juga ikut ngelurug ke Jakarta dalam rangka mendapatkan kepastian SK partai di pusat. Saat ini fresh masih negosiasi kok, masih loby-loby menurut bisik-bisik tetangga. Dari 4 pasangan calon yang seperti kalkulasi awal jika berpedoman ketersediaan “tiket” dari Karangpaci maka kini hal itu masih coba ditelaah ulang dengan kalkulator tercanggih.

Akankah masih bertahan 4 pasangan calon? Bagaimana dengan adanya upaya 3 pasangan itu? Begini kawan-kawan, mulanya 4 pasangan itu menggema dan masuk akal tetapi detik terakhir ada saja pihak yang masih mencoba negosiasi supaya 3 pasangan calon saja.

Berikut skenario mungkinnya ;

  1. Calon yang hampir sudah pasti maju dalam pilgub Kaltim kali ini barusan Isran Noor- Hadi Mulyadi, sementara Syaharie Jaang belum juga kita dapat info kepastian, begitu juga H. Syafaruddin belum ada pengumuman resmi dari PDIP, dan Golkar masih menimbang –nimbang antara Makmur HAPK, Sofyan Hasdam, atau siapa.
  2. Berikut ini seperti kemungkinan pada awalnya jika 4 pasangan calon;
  3. Isran Noor-Hadi Mulyadi (Gerindra, PKS, PAN)
  4. Syaharie Ja’ang + Wakil (Demokrat, PKB, PPP)
  5. H. Syafaruddin + Wakil (PDIP, NASDEM, HANURA)
  6. Makmur HAPK atau Sofyan Hasdam, atau + Wakil (Golkar)

Ditambah nama-nama tokoh lainnya yang masuk sebagai bursa Wakil; Farid Wadjdy, Rusmadi Wongso, Rizal Effendi, Yusran Aspar, Nusyirwan Ismail, M. Djailani, H. Sahrun.

  1. Masih sangat mungkin terjadi koalisi diantara nama-nama tersebut sebagai upaya win-win solution-nya sehingga membentuk kolaisi besar. Kemampuan tarik-menarik untuk menyatukan kekuatan akan menjadi salahsatu bahan pertimbangan sebelum keputusan SK diterbitkan itu.
  2. Siapa akan bergabung dengan siapa, apakah kembali hasilnya tetap seperti kalkulasi 4 pasangan itu, ataukah mengkerucut bakal ke 3 pasangan? Ayo kita bertarung kalkulasi saja sebagai sesame penikmat pilgub Kaltim 2018 ini.
  3. Akankah bakal ada kejutan, bagaimana dengan Rita Widyasari?

Seharian ini sangat ramai bolak-balik kalkulasi dan penerawangan untuk pencalonan, ayo gabunglah kawan-kawan demi meng-Kaltim-kan Kaltim. Duduklah dengan manis menunggu info-info selanjutnya. Sekian opini kami mana opinimu…. Salam kompak Kaltim dan NKRI!!!

(DC)

BACA JUGA : Survei Menang Telak Pilkada

PILGUB KALTIM 2018 #20: MENGKALTIMKAN KALTIM

PILGUB KALTIM 2018 #20: MENGKALTIMKAN KALTIM

Pilgub Kaltim tahun 2018 ini terasa sudah mulai sibuk. Hari ini dan besok pasti hari-hari yang sangat melelahkan bagi juru negosiasi bagi pengurus partai di Kaltim yang tengah berada di Jakarta saat ini. SK partai di pusat sangat di tunggu-tunggu untuk segera diumumkan ke publik dan segera juga SK tersebut diboyong ke Kaltim. Pembawa SK ke Kaltim akan menjadi orang-orang yang mencatatkan sejarah pilgub Kaltim tahun ini. Sangat penting mengamati sesiapa yang berhasil membawa SK pusat ini karena akan dijadikan dasar pencalonan dan pendaftaran di KPU Kaltim pada tanggal 8 – 10 Januari 2018 pekan depan.

Mengurusi SK pusat ini sudah sama-sama dipahami oleh elit Kaltim namun sepertinya menjelang detik terakhir selalu dibuat alot mengurusinya. Ada semacam  “kesengajaan” bersama untuk membuat SK pusat ini terlihat sangat sulit untuk didapat, apa gerangan penyebabnya? Silahkan lanjutkan membaca.

Kaltim ya Kalimantan Timur suatu daerah provinsi yang sangat strategis di kancah dunia perpolitikan nasional. Dengan jumlah penduduk “hanya” 3,5 juta jiwa ditambah luas wilayah yang sangat besar maka ini cukup dijadikan alasan betapa seksinya provinsi ini. Mungkin pembaca sudah mendengar betapa kayanya provinsi Kaltim ini. Tapi sama-sama belum tahu berapa kekayaan itu dan bagaimana cara menghitungnya. Taunya Kaltim sangat kaya. Sudah cukup itu.

Mengkaltimkan Kaltim ini adalah urusan kemanusiaan, yang erat kaitannya dengan seputar hak azasi manusia itu sendiri. Mengurusi manusia di Kaltim jaman ini ya harus melek detail tentang jenis manusia yang hidup di Kaltim mulai saat ini.

Berikut proposal kami untuk calon Gubernur-Wakil Gubernur Kaltim yang turut berlaga pada pilgub Kaltim pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang ;

  1. Pemimpin Kaltim ya rakyat Kaltim, karena akan memimpin rakyat Kaltim.
  2. Rakyat Kaltim ya manusia yang menetap dan tinggal di Kaltim, sudah paham lah ini kan.
  3. Pemimpin Kaltim ya untuk rakyat Kaltim yang di nomor satukan bukannya alih-alih memimpin Kaltim untuk menomor duakan urusan rakyat Kaltim, pahami ini.
  4. Rakyat Kaltim adalah bagian dari NKRI yang makan-minum dan beranak pinak secara turun temurun hidup di Kaltim.
  5. Rakyat Kaltim pasti memilih pemimpin yang berasal dari rakyat Kaltim itu sendiri lah, gak mungkin milih pemimpin Kaltim yang berasal dari luar negri, dari Afrika misalnya.
  6. Rakyat Kaltim tidak boleh membenci rakyat diluar Kaltim karena sesama manusia yang hidup dalam kolong langit bersama.
  7. Lihat kepribadiannya calon pemimpin Kaltim itu, telitilah sebelum memilih pake
  8. Kamu… iya kamu rakyat Kaltim kan? bicaralah tentang Kaltim, kamu boleh kok bicara!
  9. Kelancaran-mu bicaramu sebagai orang Kaltim pasti akan jauh lebih hebat daripada seorang professor manapun diluar Kaltim.
  10. Kaltim ya untuk rakyat Kaltim dalam urusan pilgub Kaltim kali ini. Dalam bingkai NKRI tentunya.

Sekian opini kami menjelang deal SK parpol di pusat untuk dibawa ke-Kaltim sebentar lagi, bersiaplah untuk mendengar informasi tetiba banyak sekali nanti orang yang akan seakan membicarakan dirimu sebagai rakyat Kaltim. Janganlah kaget untuk itu, renungilah jangan kedepankan emosionalmu yang sesaat itu. Keep smile…. SALAM KOMPAK RAKYAT KALTIM, SALAM NKRI !!!

(DC)

BACA JUGA : Survei Menang Telak Pilkada